Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

Tangisan berbulan

Gambar
Selamat tanggal tiga puluh.  Sampai jumpa September penuh luka. Terimakasih sudah berbulan dengan tangisan. Semoga segera pulih.  September kali ini terasa melelahkan.  Sulit rasanya jika tidak pandai mempertimbangkan perasaan.  Kamu harus kuat, sebab yang rapuh butuh pertolongan mu. Kamu juga harus mampu menghidupkan semangat mereka yang hampir mati.  Pandai-pandai lah tersenyum, tangisan mu jangan sampai berbulan. Sedih mu biarlah tanggal. Kamu tidak seperti kahumata yang biasa saja, tetapi kamu lah September yang luar biasa.  Meski  dirimu terlihat buruk seperti September yang hancur , setidaknya kamu lebih kuat meski harus mengalami daviasi yang begitu hebat dengan nurani mu.  Semangat mu harus bisa membuat orang lain bangkit.  Kamu jangan mudah menyerah, meski September ini terlalu hancur.  Setidaknya terimakasih untuk September yang tidak terasa berbulan.  Terimakasih untuk September yang sedikit menguras emosi.  Sampai j...

Nikmat tiada henti

Gambar
Aku mengucap syukur, atas nikmat panjang umur.  Bersyukur atas bangun pagi, kemudian masih bisa bergegas untuk mandi.  Bersyukur atas teh panas yang membuat bibir ku bergetar.  Puji syukur, tak lupa aku hanturkan. Atas kehidupan yang sudah Tuhan berikan.  Hidup terkadang memang punya banyak kejutan. Entah kejutan menyenangkan, atau bahkan sebaliknya.  Kejutan-kejutan tersebut datang bukan tanpa tujuan, tetapi karena Tuhan tau, untuk menjadi lebih berkualitas kita perlu melewati beberapa fase untuk diuji.  Memang terkadang ingin marah, karena ujian yang mulai mendekap dari segala arah. Tanpa sadar, jiwa ku mengeluh, meminta di akhiri.  Aku mulai merenung, jika masih banyak sosok-sosok kuat yang ujian hidupnya lebih hebat.  Maafkan aku yang terlalu banyak mengeluh, maafkan aku yang terlalu banyak berkomentar atas takdir-Mu. 

Nanti

Gambar
Nanti, akan kamu temukan seseorang yang tanpa susah payah harus kamu perjuangkan.  Ia akan datang menghampiri mu, menerima segala kurang mu, menghilangkan segala cemas mu.  Ia akan selalu menjaga mu, meski kamu belum mencintainya. Ia tak akan pernah bosan melakukan apapun demi diri mu.  Ia tak akan pernah mengeluh, betapa sulitnya meyakinkan mu, jika ia memang benar mencintai mu.  Kamu yang dahulu menaruh harapan di atas kecewa, suatu hari nanti akan dibuat bahagia tanpa perlu bersusah payah.  Bayangkan, betapa beruntungnya kamu. Mampu memiliki seseorang yang tak pernah kenal lelah berusaha mencintai mu. Jangan khawatir, ini bukan sekedar kalimat penguat, kamu memang benar-benar akan mendapatkan nya. Ia akan datang, kamu tak perlu khawatir. 

Tidak perlu khawatir

Ditengah-tengah lelahku, jelas rasa syukur tidak akan pernah lupa aku haturkan kepada-Mu. Terimakasih, sudah berhasil menguji ku. Terimakasih, karena-Mu tubuh ku yang ringkih masih mampu berdiri.  Terimakasih, berkat-Mu aku mampu jadi manusia setabah ini. Orang-orang  yang dengan sengaja Kau kirim untuk menyakitiku rupanya adalah cara-Mu mendewasakanku.  Orang-orang yang hanya bisa menjatuhkan, rupanya adalah bagian dari proses pendewasaan.  "Apa yang Engkau kirim, tidak akan ku tolak". Sekejam apapun dunia memperlakukan ku, nyatanya Engkau lah sebaik-baiknya penolong.  Yang Tuhan kasih tidak pernah salah alamat. Jangan bersedih , jangan khawatir. 

Hilang penolong

Kalau ditanya kenapa memilih berbuat baik, aku yakin 99% orang akan menjawab : Karena aku tahu bagaimana rasanya kehilangan penolong, ketika aku sedang butuh pertolongan.  Aku pernah jatuh, sampai bimbang memikirkan bagaimana caranya supaya aku bisa kembali bangkit.  Kemalangan demi kemalangan terus menimpa. Perlahan orang lain mulai menjauh. Dari sekian banyaknya teman, ternyata mereka hanya sekedar bertanya tanpa mau membantu.  Sekedar bertanya, hanya karena ingin tahu. Tanpa mereka sadari, pertolongan kecil atau bahkan kalimat penyemangat yang singkat dari mulut mereka adalah bagian dari "cara supaya aku bisa kembali bangkit".  Karena.  Kebanyakan manusia hanya mau dibantu tanpa mau membantu. Hanya ingin diberi tanpa memberi.Hanya ingin tahu tanpa memberikan solusi.