Desembersua
Dari banyaknya pertemuan, terlalu banyak meminta yang lebih pada Semesta. Dari banyaknya harapan, membuatku dibutakan rasa kekurangan. Aku lupa bersyukur, karena terlalu banyak berharap dan meminta. Pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, aku begitu hancur dan didustai oleh rasa berharap ku sendiri. Tapi berkenan kah semesta memberi ku izin untuk merapal beberapa harapan? Rapalan demi rapalan yang tak lain ku ucap ialah, untuk dirimu. Seraya memohon pada semesta, semoga kita bisa bekerja sama untuk terus senada dengan doa ku. Pada bagian sebelumnya sudah ku tulis, bahwa kamu tiada cacat pada pandanganku. Ku tulis lagi bagian itu, pada bait bait baru ini, semoga kamu paham.