Sembilan
Malam semakin gelap Mimpi - mimpi dan segala ketakutan mulai mengantri berdatangan dari segala penjuru Bibir ku getir tersenyum Memeluk erat guling di samping tubuhku Mungkin, karena tubuhmu belum bisa ku peluk dengan erat sampai saat ini Semoga nantinya... Kau menjadi tempat ke tiga ku berkeluh - kesah Kan ku ceritakan segala takut ku dalam menghadapi dunia Dan kau... Menarik lengan ku dengan penuh pengharapan, supaya aku tidak terlalu larut dalam kecemasan Kau pun mengatakan... ' Jangan cemas, kau punya ku. Pundak ku senantiasa memberikan pelukan hangat untukmu. Memberi segala ketenangan, menghilang kan ketakutan mu. ' Dan aku... Merasakan kehangatan itu Betapa beruntungnya aku dicintai manusia seperti diri mu Aku ingin memiliki mu sepenuhnya, seutuhnya, selamanya Aku ingin tau lebih jauh mengenai hal - hal yang membuat mu sedih dan tersenyum, apakah di dalam nya ada aku? Sayang... Andai kau tau Jari ku tak henti ...