Kahumata paling menyedihkan
Setelah beberapa bulan bertemu dan berkenalan denganmu, ada beberapa rasa yang bentuk bahasanya tidak bisa aku sebutkan
Tiada hari tanpa temu, seolah kamu lah candu ternyaman
Perlahan lahan jatuh, sampai jadi cinta sedalam ini, tidak bisa dibohongi; aku mulai mencintaimu
Tunggu sebentar, kalimat di atas hanya kisah tipuan agar aku tidak terlihat menyedihkan
Bagian yang sebenarnya ingin ku ceritakan ada di bait setelah ini;
Beberapa bulan belakangan ini kamu menjauh, aku mengejar, kamu menghindar
Tidak ada lagi notifikasi yang muncul di layar ponselku, nama mu hilang
Tidak ada lagi kabar seputar; bagaimana kamu seharian ini, bagaimana suara serak mu yang belum pulih, bagaimana kucing hitam mu yang suka tidur di atas kasur kesayangan mu
Kamu hilang, aku rindu
Ku kira kamu adalah rasa paling menggiurkan yang ditawarkan semesta untukku, sampai aku percaya diri untuk mencintai mu
Ternyata aku salah,
Rasa paling menggiurkan rupanya tak seperti ini, tidak ada rasa menggiurkan yang akan membuat ku sedih, tidak ada rasa menggiurkan yang akan menimbulkan luka, dan ternyata kamu bukanlah rasa paling menggiurkan yang semesta sediakan
Sampai pada pergantian tahun, kahumata sudah di depan mata, merapal mantra agar kahumata kali ini jauh lebih menyenangkan setelah kepergian mu
Ternyata aku salah, lagi
Kahumata kali ini terasa begitu lambat, menyedihkan, sulit, rasanya; tidak bisa ku lewati, aku hampir berhenti
Hampir sepanjang malam sebelum hari berganti, yang ku pikirkan hanya seputar; berhenti atau bertahan
Ingin rasanya menghilang, sembari meminta kepada semesta; aku ingin kau kembali
Ternyata sebelum meminta, semesta sudah memberi ku jawaban; kau tidak akan kembali, takkan pernah, dan tidak akan.
Terimakasih untuk apa - apa yang telah menjadi kemerucut dikepala ku, terimakasih sempat ada, kau boleh pergi; aku layak bahagia dengan yang lebih dari kamu
Sampai jumpa Kahumata berikutnya, kelak kamu yang kali ini ku tangisi akan ku kenang dengan lega, nantinya.

Komentar
Posting Komentar