Teras, dan suara Ibu

Bu,
boleh tidak, untuk sebentar saja 
aku minta di pangku? 

loh, tumben sekali
kamu kesambet apa ?
sore-sore begini minta ibu pangku

(sudahlah bu, pangku aku sebentar saja tanpa perlu bertanya terus-terusan)
ujar nya dalam hati

Ibu, 
aku ingin pergi

hus kalo bicara jangan sembarangan
memang pergi kemana yang kamu maksud? 

kemana saja bu
selagi aku ditemani suara dan senyum mu

bisa saja kamu buat ibu tersenyum 

tapi aku tidak bercanda bu,
rasanya ingin sekali aku lari dari kehidupan 
tapi,
harus dengan mu, 

atau, kita pindah saja ke planet lain? 
kalau ku ajak ibu, 
ibu mau tidak? 
harus mau ya bu 
(ia merayu ibu nya sambil meringkuk manja) 

tidak
ibu tidak akan mau

kenapa tidak bu? 

nak, 
hidup itu bukan untuk kamu permainkan.
masalah yang datang padamu
bukan untuk kamu tinggal pergi begitu saja

kamu tidak bisa lari dari tanggung jawab mu, nak

kalau yang kamu rasakan bebanmu berangsur mengubur mu hidup-hidup
itu tidak benar sayang, jangan sampai kamu jadi meragukan Tuhan hanya karena pemikiran mu

hidup bukan perkara siapa yang paling bahagia dan menderita, nak

kamu harus pandai-pandai mengendalikan situasi 
masalah dan beban hidup boleh berdatangan terus, karena itu kuasa Tuhan

tapi, hal tersebut tidak boleh mengatur hidup mu nak, 
Tuhan menciptakan kamu ada di samping ibu
supaya ibu tidak harus merasa kalau hidup ibu tidak akan sempat untuk bahagia, bukan. 

hadir nya kamu di samping ibu
hadir nya ibu mendampingi mu
hidup kita yang dikelilingi orang-orang baik
tiada lain adalah sebuah penawar dari semua kegelisahan 

sekarang coba kamu lihat mata ibu
(binar mata nya yang cantik, tatapan yang penuh kasih sayang
didalam nya terdapat banyak sekali kegelisahan, tapi semuanya sirna ketika ibu melihat senyum mu

lain kali kalau yang kamu rasakan hidup tidak adil untuk mu
buang jauh-jauh pemikiran itu
ingat selalu apa yang ibu katakan

kamu tidak sendirian nak, kamu masih bisa memeluk ibu kala kau takut 
ibu selalu disamping mu

( melihat, bagaimana lembutnya tutur kata yang disampaikan ibu nya, gadis itu pun terisak sembari memeluk ibu nya yang sudah tidak lagi muda).



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

laut, dan pertanyaan itu

from strangers to friend, friend into lover, n strangers again

tentang ingatan yang kemarin